Sabtu, 28 Maret 2015

Resume Ilmu Komunikasi

PENGERTIAN KOMUNIKASI DAN UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI




A.          PENGERTIAN KOMUNIKASI

Komunikasi ialah, Suatu proser penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan ) dari suatu pihak kepihak yang laen. Pada umumnya Komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, apabila tidak ada bahasa verbal yang  bisa didapat oleh keduanya, Komunikasi masih  dapat dilakukan dengan melakukan gerak_gerik badan, menunjukan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala,  mengangkat bahu, Komunikasi dengan menggunakan cara seperti ini disebut dengan Komunikasi NONVERBAL. [1]

Beberapa makna Komunikasi menurut pakar Komunikasi, secara garis besar Komunikasi menurut pakar Komunikasi ialah mengacu pada aktivitas hubungan manusia yang biasa terjadi secara langsung maupun tidak langsung dalam kehidupan sehari-hari.

*      Everett M. Rogers
Mengemukakan pendapatnya yaitu Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerimaan atau lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka "

*      Rogers & O. Lawrence Kincaid 
" Komunikasi merupakan suatu interaksi dimana terdapat dua orang atau lebih yang sedang membangun atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lain yang pada akhirnya akan tiba dimana mereka saling memahami dan mengerti "[2]

*      Theodore M. Newcomb
" Setiap bentuk komunikasi dipandang sebagai suatu transmisi informasi, yang terdiri dari rangsangan yang diskriminatif, dari sumber untuk penerima "[3]


Dari pendapat di atas, bisa disimpulkan bahwa komunikasi bisa terjadi
karena adanya beberapa unsur yang terkait untuk membangun sebuah komunikasi.


B.          UNSUR-UNSUR YANG MEMBANGUN KOMUNIKASI

Ø  Sumber 
Yaitu pusat informasi atau pengirim informasi. Komunikasi yang terjadi pada kita, bisa dari satu orang atau lebih (kelompok) misalnya sebuah organisasi, perkumpulan dsb. Sumber komunikasi disebut juga komunikator.
“ Misalnya seorang Kosma memberitahu anggotanya sesuatu hal untuk kelasnya, nah disini Kosma disebut sebagai Komunikator “.

Ø  Penerima
Yaitu pihak dimana ia menjadi tujuan untuk dikirimi pesan atau info oleh sumber (komunikator). Penerima bisa terdiri dari satu orang atau lebih. Penerima juga bisa disebut komunikan.
“ Nah, anggota didalam kelas itu menjadi unsur penerima (komunikan)  yang mendapat informasi dari sumber informasi (komunikator) “.

Ø  Pesan
Adalah informasi yang disampaikan oleh pengirim pesan kepada penerima (komunikan). Pesan tersebut bisa disampaikan dengan secara langsung atau melalui media komunikasi yang tersedia.
“ Pesan yang disampaikan oleh Kosma adalah unsur Informasi “.

Ø  Media
Yaitu alat yang digunakan dalam berkomunikasi untuk mengirim pesan (informasi) dari sumber kepada penerima.

Ø  Efek
Yaitu sebuah pengaruh yang dipikirkan dan dirasakan oleh penerima sebelum dan sesudah menerima pesan. Yang kemudian akan mempengaruhi sikap seseorang dalam menelaah pesan.

Ø  Umpan Balik 
Yaitu sebuah bentuk tanggapan balik dari penerima setelah memperoleh pesan yang diterima.[4]
Setelah kita membahas pengertian Komunikasi dan Unsur-Unsur apa saja yang mendukung jalannya suatu Komunikasi, sebenernya untuk apa sih Komunikasi ini, ada gak fungsinya Komunikasi bagi kehidupan sehari-hari, disini kami Hari Saputra, Septa Nur Khusnul dan Woro Purdiningtiyas akan sedikit menyinggung, apa sih manfaatnya Komunikasi untuk diri kita..??
Tentunya kami tidak menjawab dengan penalaran atau pemikiran otak kita masing-masing, karena kita menyadari bahwa kita masih sangat kurang, dan disini kami telah mengumpulkan semuanya dari pemikir-pemikir hebat yang kita dapatkan melalui buku yang telah kami baca.


Fungsi Komunikasi

Pada unsur komunikasi yang telah dijelaskan bahwa pihak yang mengirim pesan kepada khalayak disebut komunikator. Sebagai pelaku dalam proses komunikasi, komunikator memegang peranan yang amat penting terutama dalam berjalannya sebuah komunikasi. Sehingga pesan tersebut diterima oleh penerima (komunikan) dengan baik.

Berikut adalah contoh-contoh fungsi komunikasi dalam kehidupan kita sehari-hari menurut para ahli :

Thomas M. Scheidel
" Manusia pada umumnya berkomunikasi untuk menyatakan dan mendukung identitas-diri dan untuk membangun interaksi sosial dengan orang-orang yang berada di sekitar kita serta untuk mempengaruhi orang lain untuk  berpikir, merasa, atau bertingkah seperti yang kita harapkan"

Rudolf F. Verderber
" Komunikasi mempunyai dua fungsi. Pertama, fungsi social, yakni untuk tujuan kesenangan, untuk menunjukan ikatan dengan orang lain, membangun dan memelihara hubungan. Kedua, fungsi pengambilan keputusan, yakni memutuskan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu pada saat tertentu. "[5]

Itu sedikit tambahan dari kami tentang Manfaat Komunikasi bagi kehidupan sehari-hari.
Setelah kita membahas Pengertian, Unsur-unsur yang mendukung, dan sedikit tambahan Manfaatnya, ternyata bukan itu saja yang ada dalam Komunikasi, Komunikasi bukan hanya sekedar berbicara, atau bahkan berbicara sendiri didepan kaca, ternyata berkomunikasi itu ada juga bagian bagiannya, atau kerennya disebut model-modelnya, lagi-lagi kami Hari Saputra, Septa Nur Khusnul dan Woro Purdiningtiyas berbaik hati untuk berbagi ilmu dari buku yang telah kami baca dan pahami.

Dari berbagai model komunikasi yang sudah ada, di sini akan dibahas tiga model paling utama, serta akan dibicarakan pendekatan yang mendasarinya dan bagaimana komunikasi dikonseptualisasikan dalam perkembangannya.

Model Komunikasi Linear
Model komunikasi ini dikemukakan oleh Claude Shannon dan Warren Weaver pada tahun 1949 dalam buku The Mathematical of Communication. Mereka mendeskripsikan komunikasi sebagai proses linear karena tertarik pada teknologi radio dan telepon dan ingin mengembangkan suatu model yang dapat menjelaskan bagaimana informasi melewati berbagai saluran (channel). Hasilnya adalah konseptualisasi dari komunikasi linear (linear communication model). Pendekatan ini terdiri atas beberapa elemen kunci: sumber (source), pesan (message) dan penerima (receiver). Model linear berasumsi bahwa seseorang hanyalah pengirim atau penerima. Tentu saja hal ini merupakan pandangan yang sangat sempit terhadap partisipan-partisipan dalam proses komunikasi. Suatu konsep penting dalam model ini adalah gangguan (noise), yakni setiap rangsangan tambahan dan tidak dikehendaki yang dapat mengganggu kecermatan pesan yang disampaikan. Gangguan ini selalu ada dalam saluran bersama sebuah pesan yang diterima oleh penerima. 

Model Interaksional
Model interaksional dikembangkan oleh Wilbur Schramm pada tahun 1954 yang menekankan pada proses komunikasi dua arah di antara para komunikator. Dengan kata lain, komunikasi berlangsung dua arah: dari pengirim dan kepada penerima dan dari penerima kepada pengirim. Proses melingkar ini menunjukkan bahwa komunikasi selalu berlangsung. [2]Para peserta komunikasi menurut model interaksional adalah orang-orang yang mengembangkan potensi manusiawinya melalui interaksi sosial, tepatnya melalui pengambilan peran orang lain. Patut dicatat bahwa model ini menempatkan sumber dan penerima mempunyai kedudukan yang sederajat.  Satu elemen yang penting bagi model interkasional adalah umpan balik (feedback), atau tanggapan terhadap suatu pesan.[6]

Model transaksional
Model komunikasi transaksional dikembangkan oleh Barnlund pada tahun 1970. Model ini menggaris bawahi pengiriman dan penerimaan pesan yang berlangsung secara terus-menerus dalam sebuah episode komunikasi. Komunikasi bersifat transaksional adalah proses kooperatif: pengirim dan penerima sama-sama bertanggungjawab terhadap dampak dan efektivitas komunikasi yang terjadi.  Model transaksional berasumsi bahwa saat kita terus-menerus mengirimkan dan menerima pesan, kita berurusan baik dengan elemen verbal dan nonverbal. Dengan kata lain, peserta komunikasi (komunikator) melalukan proses negosiasi makna.[7]


KESIMPULAN
-        Pengertian Komunikasi ialah, Suatu proser penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan ) dari suatu pihak kepihak yang laen.

-        Unsur-unsur yang mendukung Komunikasi

o   Sumber
o   Penerima
o   Pesan
o   Media
o   Efek
o   Umpan balik





[1] http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi
[2] Vardiyansah, Pengantar Ilmu Komunikasi ( Ghalia Indonesia, Bogor,2004 ). Hal15.
[3] http://www.seputarpengetahuan.com/2014/08/100-macam-pengertian-komunikasi-menurut.html
[4] Wiryanto, DR., Pengantar Ilmu Komunikasi. (PT Grasindo, Jakarta,2006, Cetakan Ketiga ), hal 25.
[5] Rohim,Syaiful. Teori Komunikasi: Perspektif,Ragam, & Aplikasi.( Rineka Cipta. Jakarta. 2009). Hal60

[6] Mulyana, Deddy. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. (PT Remaja Rosdakarya. Bandung. 2007). Hal35
[7]Rohim,Syaiful. Teori Komunikasi: Perspektif,Ragam, & Aplikasi.( Rineka Cipta. Jakarta. 2009). Hal56

Tidak ada komentar:

Posting Komentar